My Friends

Related Site


بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ



Okee sahabat, saatnya kita belajar sesuatu sekarang,..
Ana mencoba memberi informasi mengenai "Neti Pots". Apa, siapa, kenapa, kapan, dimana, dan bagaimana tentang alat kesehatan ini digunakan akan coba ana uraikan satu persatu, so stay tune on your screen,..brothers !!

Apa sich Neti Pots ??
 Sebuah alat yang dirancang untuk memudahkan penderita flu, sinus, atau alergi lainnya yang mengalami hidung tersumbat mengeluarkan cairan atau lendir yang membeku didalam hidungnya. Terbuat dari plastik atau keramik, yang terkadang didalam penggunaannya ditambahkan sejenis garam-garaman atau rempah.

Siapa yang menggunakan Neti Pots??
Sebagaimana yang telah disebutkan diatas, alat ini banyak digunakan oleh penderita sinusitis, flu, atau alergi yang mengalami "hidung tersumbat". Namun ada saja orang yang salah paham dengan alat ini, jika tanpa pemberian informasi yang tepat dan jelas, alat ini terkadang dikira "teko teh".
Kenapa Neti Pots digunakan??
Banyak dokter THT di luar negeri menyarankan penggunaan alat ini dalam proses pengobatan sinusitis untuk mengurangi nyeri dan hidung tersumbat, dinilai efektif karena dapat meringankan kondisi sakit dalam waktu relatif singkat. 


Kapan Neti Pots digunakan??
Penggunaan Neti Pots sudah lama digunakan, jelas penggunaan alat ini hanya disarankan ketika memang sedang mengalami penyumbatan hidung akibat penumpukan lendir. Karena jika penggunaan alat ini tidak sesuai dengan indikasi medis maka akan menimbulkan kondisi patologis yang cukup parah bahkan membahayakan, seperti infeksi pada otak, yang baru-baru ini dikenal dengan "bakteri pemakan otak", yang  insyaallah akan ana bahas.

Dimana Neti Pots dapat diperoleh??
Setahu ana alat ini dapat diperoleh di Apotek K* atau klo  mau repot bisa dibeli di a**zon.com, harga terakhir yang ana tau sekitar $12. Silahkan di cek lagi di websitenya untuk harga terbaru.

Bagaimana cara penggunaan Neti Pots??

Cara penggunaan yang baik dan benar sangat perlu diperhatikan untuk mencegah terjadinya infeksi seperti yang telah saya sebutkan diatas, dan juga penting untuk memilih zat tambahan yang digunakan berupa garam-garaman yang tidak mengiritasi selaput lendir hidung serta konsentrasi yang tepat dalam penggunaannya.
Ada beberapa saran dalam penggunaan Neti Pots ini diantaranya sebagai berikut:
  • Temperatur air yang digunakan.
Temperatur suhu adalah kunci dalam hal kenyamanan penggunaan terapi menggunakan alat ini. Jika air telalu panas atau terlalu dingin dapat mengiritasi selaput lendir hidung anda. Larutkan garam yang ingin anda tambahkan dengan seperempat volume air Neti Pots. Kemudian kocok dengan perlahan hingga larut kemudian tambahkan sisa airnya hingga penuh.
  • Posisi tangan kanan yang tepat.
Hal ini penting untuk mencegah masuknya air kedalam saluran nafas (kerongkongan). Posisikan lubang keluar air Neti Pots ke arah lubang hidung anda sebelah kanan, kemudian miringkan kepala anda ke sebelah kiri, sehingga telinga kiri anda sejajar dengan lantai. Condongkan tubuh anda kedepan sehingga  tetesan air tidak membasahi tubuh anda.
  • Cobalah sebelumnya menghirup uap air panas.
Terkadang ketika anda menggunakan Neti Pots tidak terjadi apa-apa, tidak ada lendir yang keluar. Maka disarankan anda sebelumnya menghirup uap air panas selama beberapa menit agar efek uap air yang telah ditambahkan garam dalam Neti Pots memberikan hasil yang optimal.
  • Hal yang dilakukan setelah proses terapi.
Hembuskan hidung anda untuk mengeluarkan sisa air yang ada, kemudian membungkuklah selama 1 menit atau lebih untuk benar-benar membersihkan hidung anda dari sisa-sisa cairan yang ada.

Apakah ada efek negatif yang ditimbulkan dari penggunaan Neti Pots ini??
Ternyata ada sobat !!
Sebelumnya ana mau tunjukkan sebuah penampakan, ini dia:

Yaaaap, ini dia sobat, bakteri yang katanya mirip lampu Jin (tengah), Naegleria fowleri, itulah namanya. Bakteri ini dapat menginfeksi otak melalui penggunaan Neti Pots yang tidak sesuai dengan rekomendasi ahli medis.
Bakteri ini berasal dari air yang digunakan dalam terapi menggunakan Neti Pots, maka disarankan untuk tidak menggunakan air ledeng dalam terapi ini. Gunakan air yang bersih atau sebelumnya telah dimasak. Bakteri ini dapat melisiskan sel-sel otak sehingga diistilahkan sebagai "bakteri pemakan otak". Orang yang terinfeksi bakteri ini pada tahap awal memiliki gejala yang sama dengan penderita meningitis, seperti sakit kepala, demam, mual-muntah, serta terasa berat di tengkuk. Namun pada tahap lanjut, orang yang terinfeksi bakteri ini mengalami kebingungan, kehilangan keseimbangan, dan halusinasi. Segera setelah gejala pertama timbul, sekitar 12 hari dapat menyebabkan kematian.

Kesimpulannya !!
Penggunaan Neti Pots secara umum aman selama sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh ahli medis. Namun ada resiko terjadinya infeksi terhadap organ otak apabila air yang digunakan tidak steril, sehingga diperlukan pengolahan air yang digunakan sebelum terapi dimulai.

Dan yang terpenting adalah doa yang menyertainya. Sebagaimana yang dicontohkan oleh panutan kita Rosulullah (s.a.w) bahwa kesehatan merupakan salah satu nikmat yang Allah (s.w.t) berikan pada hambanya, maka selayaknya kita meminta kesembuhan & kesehatan padaNya. Maka sudah menjadi keharusan bagi kita untuk mendoakan keselamatan dan kesembuhan bagi saudara-saudara kita yang sedang diuji dengan sakit, dan menjadi keharusan kita untuk menjenguk saudara kita yang sakit sebagaimana hadits-hadits berikut:

  • “Nabi menyuruh kita tujuh hal dan melarang kita tujuh hal. Beliau menyuruh kita untuk mengantarkan jenazah, menjenguk orang sakit, memenuhi undangan, menolong orang yang teraniaya, melaksanakan sumpah, menjawab salam, dan mendoakan orang yang bersin. Dan beliau melarang kita memakai wadah (bejana) dari perak, cincin emas, kain sutera, dibaj (sutera halus), qasiy (sutera kasar), dan istibraq (sutera tebal)." [Bukhari no.1239; Muslim no.2066]
  • "Siapa yang membesuk orang sakit di pagi hari akan diiring oleh 70.000 malaikat, semuanya memohonkan ampun untuknya hingga sore hari, dan ia mendapat taman di jannah. Jika ia membesuknya di sore hari, ia akan diiring oleh 70 ribu malaikat yang semuanya memintakan ampun untuknya hingga pagi, dan ia mendapat taman di jannah." [Musnad ahmad 2/206, hadits 975. Syaikh ahmad syakir menilai hadits ini shahih]
  • Dan telah menceritakan kepada kami [Syaiban bin Farrukh]; Telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Manshur] dari [Ibrahim] dari [Masruq] dari ['Aisyah] bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila menjenguk salah seorang di antara kami yang sakit, beliau mengucapkan:

"Allahumma rabbannaasi adzhibil ba'sa isyfi antasysyaafii laa syifaa'a illaa syifaauka, syifaa'an laa yughaadiru saqaman."

Artinya:
"Ya Allah, Tuhan Penguasa manusia, lenyapkanlah penyakit ini, sembuhkanlah ia hanya Engkaulah yang dapat menyembuhkannya, tiada kesembuhan kecuali hanya kesembuhan dari-Mu, yaitu kesembuhan yang tidak menyisakan rasa sakit apapun."

1 comment

January 8, 2013 at 7:21 PM

wah info bagus nih...

Post a Comment