My Friends

Related Site


Munsyid : Izzatul Islam


Ribuan langkah kau tapaki
Pelosok negeri kau sambangi
Ribuan langkah kau tapaki
Pelosok negeri kau sambangi

Tanpa kenal lelah jemu
Sampaikan firman Tuhanmu
Tanpa kenal lelah jemu
Sampaikan firman Tuhanmu

Terik matahari
Tak surutkan langkahmu
Deru hujan badai
Tak lunturkan azzammu

Raga kan terluka
Tak jerikan nyalimu
Fatamorgana dunia
Tak silaukan pandangmu

Semua makhluk bertasbih
Panjatkan ampun bagimu
Semua makhluk berdoa
Limpahkan rahmat atasmu

Duhai pewaris nabi
Duka fana tak berarti
Surga kekal dan abadi
Balasan ikhlas di hati

Cerah hati kami
Kau semai nilai nan suci
Tegak panji Illahi
Bangkit generasi Robbani

----------------------------------------------------------
 

بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Renungan :

Banyak orang yang mati ketika berserah diri pada tuhannya, tersujud, berdakwah, terbunuh di medan jihad,.
Namun, tidak sedikit pula orang yang kembali kepada tuhannya dalam keadaan terhina, berzina, mati dengan perut berisi arak,..

Mana yang kita pilih yaa akhy,..yaa ukhty...??
Mati di jalan Allah, ataukah mati di jalan syaithan,.

Lelah kita, pengorbanan kita di jalan dakwah, besar - kecilnya pastilah Allah telah mencatatnya sebagai amal kita yang balasannya akan kita peroleh di akhirat, insyaallah,.

Kita adalah da'i sebelum kita menjadi suatu apapun, posisi, peran apapun yang kita lakoni di dunia ini,.
Ya, kewajiban kita menyampaikan, menegakkan Kalimatullah di bumi Allah ini, pada siapapun, kawan ataupun lawan,..

Ikhlas adalah penawar dahaga hati ditengah berat-ringannya beban dakwah yang kita pikul,.
Kita tidak ingin kantuk, keringat, bahkan darah kita tersia-sia karena hilangnya ikhlas dari hati kita,.

Jalan ini, jalan dakwah, jalan yang tidak selalu mulus dan nyaman, aral melintang bukan alasan untuk kita menghindar melaluinya,..
Hanya jiwa yang teguh dalam komitmen, dan yang memiliki kesungguhan yang dapat rela berdarah-darah melewati jalan ini, tidak ada kata berhenti, apalagi setengah-setengah,..

Post a Comment