My Friends

Related Site


Munsyid: Izzatul Islam

 
Kami sadari jalan ini kan penuh onak dan duri
Aral menghadang dan kedzaliman yang kan kami hadapi
Kami relakan jua serahkan dengan tekad di hati
Jasad ini , darah ini sepenuh ridho Ilahi
Kami adalah panah-panah terbujur
Yang siap dilepaskan dari bujur
Tuju sasaran , siapapun pemanahnya

Kami adalah pedang-pedang terhunus

Yang siap terayun menebas musuh
Tiada peduli siapapun pemegangnya

Asalkan ikhlas di hati tuk hanya Ridho Ilahi


Kami adalah tombak-tombak berjajar

Yang siap dilontarkan dan menghujam
Menembus dada lantakkan keangkuhan

Kami adalah butir-butir peluru

Yang siap ditembakkan dan melaju
Mengoyak dan menumbang kezaliman

Asalkan ikhlas di hati tuk jumpa wajah Ilahi Rabbi


Kami adalah mata pena yang tajam

Yang siap menuliskan kebenaran
Tanpa ragu ungkapkan keadilan

Kami pisau belati yang selalu tajam

Bak kesabaran yang tak pernah akan padam
Tuk arungi da'wah ini , jalan panjang

Asalkan ikhlas dihati menuju jannah Ilahi Rabbi


--------------------------------------------------------------------



بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ


قُلۡ إِن كَانَ ءَابَآؤُكُمۡ وَأَبۡنَآؤُڪُمۡ وَإِخۡوَٲنُكُمۡ وَأَزۡوَٲجُكُمۡ وَعَشِيرَتُكُمۡ وَأَمۡوَٲلٌ ٱقۡتَرَفۡتُمُوهَا وَتِجَـٰرَةٌ۬ تَخۡشَوۡنَ كَسَادَهَا وَمَسَـٰكِنُ تَرۡضَوۡنَهَآ أَحَبَّ إِلَيۡڪُم مِّنَ ٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَجِهَادٍ۬ فِى سَبِيلِهِۦ فَتَرَبَّصُواْ حَتَّىٰ يَأۡتِىَ ٱللَّهُ بِأَمۡرِهِۦ‌ۗ وَٱللَّهُ لَا يَہۡدِى ٱلۡقَوۡمَ ٱلۡفَـٰسِقِينَ (٢٤)

Katakanlah: "Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan [dari] berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya." Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.
(QS. At Taubah: 24)

Mari kita renungkan ayat ini :

Kita mau ngapain ikhwan wa akhwaty fillah di jamaah ini,..?
Luruskan kembali niatmu kawan, tegakkan kepalamu, kuatkan komitmenmu,.

Janganlah dunia melemahkan pijakan kakimu atas dakwah ini, sungguh surga yang dijanjikan lebih menarik hati dibanding dunia dan segala kenikmatan yang menghiasinya,.

Janganlah beralasan ini itu yang tidak syar'i dalam menuntaskan tugas-tugas dakwahmu,.
Hingga akhirnya kau terlena oleh keluarga, harta, dan perniagaanmu,.

Bukan berarti abi tidak senang berada disamping ummi, namun ketika panggilan itu datang abi harus pergi meninggalkan umi,..doakan abi yaa ummi,..sebagai mana pahamnya Siti Hajar atas beban dakwah yang dipikul suaminya, Nabiyullah Ibrahim (a.s),..
Inilah romantisme kita di jalan dakwah, susah senangnya penuh berkah, Insyaallah,.

Relakan kami yaa ummi-abi, bukan berarti kami pergi, tidak lagi menjadi anak yang berbakti, sungguh kami rindu belaian ummi, pelukan hangat abi, namun dakwah ini sungguh jalan yang telah kami pilih,.
Doakan kami ummi-abi, Insyaallah kami kan letakkan mahkota kemulian diatas kepala kalian dihadapan Ilahi Rabbi,.

Tunaikanlah segalanya secara berkeseimbangan, duniamu butuh haknya, begitu pula Allah dan Rosul-Nya,.
Bagi jiwa yang mewakafkan dirinya dijalan ini,.

Kita mau ngapain ya akhy,..?
Tarbiyah yang dijalani belasan bahkan puluhan tahun, hanya dianggap aktifitas selingan diantara hari, kering tak memiliki inti, berbekas pun tidak,.
Yaa Rabbi ampuni kelalaian kami,.

Mana diri yang dulu yang berapi-api berteriak lantang asma' Ilahi, ALLAHU AKBAR,.
Diri itu terkubur di masa-masa kuliah dulu yaa akhy,.?
BANGKIT,..BANGKIT,..BANGKIT,...

Apa yang antum kejar dari dakwah ini,..? Aktualisasi diri,..? Perhiasan duniawi,..?
Siap-siaplah kecewa dini,.!!
Ikhlaskan diri yaa ikhwan, agar engkau meraih jannah ilahi,.

Hidup kita memiliki cerita sendiri-sendiri, tak perlu engkau menyesali, menangisi, dan membenci,..
Serahkan semua isi hati pada Dzat yang Maha Adil,.
Serahkan sedih, senang, benci dan amarahmu pada-Nya, niscaya kau temukan jawaban atas segala risau hati,.
 

Kita berdakwah juga berarti menasehati diri pribadi untuk selalu memperbaiki diri,.


-Aku mencintai kalian karena Allah-

Post a Comment